Senin, 06 April 2020

Berhati-hatilah, Sesungguhnya Orang Mati akan Disiksa karena Ratapan (Berlebihan) Anda


gihanaberbagi.blogspot.com. Sahabat blogger, pada kesempatan kali ini Saya ingin membagikan sebuah tulisan lanjutan berjudul Berhati-hatilah, Sesungguhnya Orang Mati akan Disiksa karena Ratapan (Berlebihan) Anda dari sebuah buku karya Abu Abdullah Musthafa yang berjudul Apa yang Bisa Kita Persembahkan untuk Orang Tua yang Sudah Wafat?.
Tulisan ini merupakan judul kedua dari bagian pertama “Mengantar Pergi ke Alam Baka” setelah tulisan yang berjudul Tidak Meratapinya ketika Meninggal”. Berikut ini adalah tulisan secara lengkapnya.

Orang yang meninggal akan mendapatkan siksaan jika ada orang yang meratapinya, karena itu, berhati-hatilah dalam meratap. Apalagi, jika ratapan itu sudah menjadi kebiasaannya sebelum dia meninggal.

Disebutkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari hadits Umar ra. dari Nabi Saw, “Orang mati akan disiksa di kuburan karena ada yang meratapinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan, “Sesungguhnya orang mati akan di siksa karena ditangisi oleh keluarganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tangisan yang dimaksud dalam hadits ini ialah tangisan yang disertai ratapan. Wallahu a’lam.
Adapun tangisan yang diwujudkan dalam tetesan air mata dan sebagai ungkapan hati yang sedih, maka hal itu tidak mengapa.

Dalil yang menunjukkan hal tersebut sangat banyak, akan tetapi saya hanya menyebutkan salah satunya saja. Yaitu hadits yang diriwayatkan Bukhari dari hadits Anas ra, ia berkata, “Aku dan Rasulullah Saw datang kepada Abu Saif Al-Qayyin. Dia adalah suami dari istri yang menyusui Ibrahim (putra Nabi Muhammad Saw). Lalu Rasulullah Saw mengambil Ibrahim kemudian menciumnya. Setelah itu aku masuk dan Ibrahim sedang mengembuskan nafas terakhirnya, sehingga Rasulullah Saw mengalirkan air mata. Maka Abdurrahman bin Auf ra berkata padanya, ‘Kamu juga bersedih wahai Rasulullah’

Rasulullah Saw berkata, “Wahai Ibnu Auf! Itu adalah kelembutan hati bapak terhadap anak.’
Kemudian sahabat yang lainnya juga ikut menangis, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya mata menangis dan hati bersedih, dan kami tidak bisa mengucapkan kecuali yang diridhai Tuhan kami. Sesungguhnya kematianmu wahai Ibrahim sungguh menyedihkan kami.” (HR. Bukhari)

Sumber: Musthafa, Abu Abdullah. 2008. Apa yang Bisa Kita Persembahkan untuk Orang Tua yang Sudah Wafat?. Bandung: Pustaka Iiman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar