gihanaberbagi.blogspot.com. Sahabat
blogger, sebelumnya saya ucapkan mohon maaf sudah sebulan lebih blog ini belum
di update, dikarenakan ada sesuatu hal yang sifatnya urgent yang tak bisa di
tunda. Alhamdulillah pada kesempatan kali ini Saya ingin membagikan sebuah
tulisan dari buku yang sama sebelumnya sudah Saya bagikan, yakni buku karya Abu
Abdullah Musthafa yang berjudul Apa yang
Bisa Kita Persembahkan untuk Orang Tua yang Sudah Wafat?.
Tulisan yang akan saya bagikan disini merupakan
bagian dari sub judul ke dua “Berbakti untuk Orang Tua yang Sudah di Alam Baka”
yang terdiri dari beberapa judul yang lebih rinci lagi. Judul yang pertama
adalah “Mengikutsertakan Mereka dalam Doa”, yang isinya adalah sebagai berikut:
Nabi
Nuh as pernah berdoa memintakan ampunan untuk kedua orang tuanya sebagaimana
disebutkan dalam Al-Qur’an, “Ya Tuhan!
Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan
semua orang yang beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan
janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.”
(Nuh[71]:28)
Allah
Swt juga menganjurkan untuk mendoakan kedua orang tua, sebagaimana disebutkan
dalam firman-Nya, “Ucapkanlah, ‘Wahai
Tuhanku, kasihilah mereka berdua, sebagai mereka berdua telah mendidik aku
waktu kecil.” (Al-Isra[17]:24)
Nabi
Saw bersabda, “jika seseorang meninggal,
maka terputuslah amalnya kecuali melalui tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu
yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Nabi
Saw bersabda, “Allah azza wajalla akan
mengangkat derajat di syurga bagi hamba yang saleh, lalu ia (hamba) berkata, ‘Wahai
Tuhanku, dari mana aku mendapatkan ini?’ Lalu Allah berfirman, ‘Dari permintaan
ampunan anakmu bagimu.’” (HR. Ahmad)
Karena
itu, hendaklah seseorang mengikutsertakan orang tua dalam doanya. Ia mendoakan
untuk kedua orang tuanya seperti ia mendoakan dirinya sendiri, memintakan ampun
untuk kedua orang tua seperti meminta ampun untuk dirinya sendiri.
Sumber:
Musthafa, Abu Abdullah. 2008. Apa yang
Bisa Kita Persembahkan untuk Orang Tua yang Sudah Wafat?. Bandung: Pustaka
Iiman